Indonesia Ikuti the International Seminar on Development of Resilient and Sustainable Agriculture in Lao PDR with PVP under UPOV System


Vientiane - Sebagai rangkaian kegiatan pertemuan tahunan EAPVP Forum ke-16 di Laos, diselenggarakan seminar internasional yang mengangkat tema “Development of Resilient and Sustainable Agriculture in Lao PDR with PVP under UPOV System” pada tanggal 3 Agustus 2023.

Welcome remarks disampaikan oleh Mr. Santisouk Phounesavath, Director General of Department of Intellectual Property, Lao PDR. Ia menegaskan bahwa pengembangan regulasi yang harmonis dengan UPOV sistem penting untuk dilakukan.

Sistem UPOV memainkan peran penting dalam merangsang pemuliaan tanaman, mendukung inovasi pertanian, dan mempromosikan pertanian berkelanjutan, yang merupakan komponen penting untuk memastikan ketahanan pangan dan memenuhi tantangan pertumbuhan populasi global.

Sistem UPOV mendorong pengembangan varietas tanaman baru dan lebih baik dengan sifat-sifat yang diinginkan, seperti hasil yang lebih tinggi, kemampuan beradaptasi yang lebih baik terhadap perubahan iklim dan kondisi lingkungan. Varietas unggul ini berkontribusi pada produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan pertanian keberlanjutan.

Perlindungan varietas tanaman di bawah UPOV mendorong persaingan yang sehat di sektor pertanian. Dengan mendorong inovasi dan pengembangan varietas tanaman baru, petani mendapatkan akses ke benih yang lebih baik, yang mengarah pada peningkatan produktivitas dan daya saing di pasar domestik dan internasional.

Pengembangan dan diseminasi varietas tanaman unggul baru melalui perlindungan UPOV dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan dengan meningkatkan hasil panen mengurangi kerugian akibat hama dan penyakit, serta meningkatkan kandungan gizi tanaman pangan.

Sesi 1 PVT sebagai Dasar Peningkatan Investasi untuk Petani Kecil

Menghadirkan pembicara dari industri benih seperti Vina Seed, dan Sakamoto Gardening, membahas mengenai topik kualitas benih dari varietas baru untuk peningkatan peluang dan pendapatan petani di Asia.

Sesi 2 Penguatan Kemitraan dengan Stakeholder

Disampaikan oleh Dr. Elaine Wu dari USPTO, dilanjutkan dengan tukar informasi, pengalaman, tantangan dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang PVT oleh Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Sesi 3 Kemitraan Regional: Perspective on the Mekong US Partnership Collaboration

Disampaikan oleh Khalil Hamid, Program Manager, USDA/Foreign Agricultural Service (USDA-FAS). Bahasan lainnya adalah mengenai pengembangan varietas padi baru untuk ketangguhan menghadapi Iklim yang disampaikan oleh National Agriculture and Forestry Research Institute, Lao PDR.




Berita Lainnya