Ke Daerah Perbatasan di Kalbar, Mentan Tanam Padi Hingga Panen Bawang

Update Tanggal : 24 October 2016 , ASI

news

Sanggau - Hujan mengguyur sejumlah tempat di Kalimantan Barat sejak Jumat siang (21/10) hingga malam hari. Hujan deras tersebut mengiringi perjalanan Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat.

Kunjungan kerjanya diagendakan untuk ke beberapa tempat di Kalimantan Barat seperti ke Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau. Rencananya ia akan melakukan panen bawang di Kabupaten Landak, tetapi sebelum itu Amran akan singgah ke perbatasan RI-Malaysia yaitu Entikong.

Di kabupaten Landak, Amran akan melakukan panen bawang pada Sabtu (22/10) siang. Namun, ia akan menanam padi terlebih dulu di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau pada Sabtu pagi. Perjalanan dimulai dari kota yang memiliki ikon sungai Kapuas menuju kabupaten Landak, Kalimantan Barat pada Jumat siang (21/10).

Di tengah hujan deras mobil terus melaju melewati hutan, kebun kelapa sawit, dan tanaman hasil perkebunan lain yang masih alami. Sesekali dapat dilihat hewan babi dan anjing di pinggir jalan.

Perjalanan dari kota Pontianak menuju kabupaten Landak memakan waktu 5-6 jam. Kendaraan sempat beberapa kali berhenti untuk beristirahat sebelum berhenti menginap di Kabupaten Landak.

Untungnya, kondisi jalan telah beraspal dan mulus sehingga perjalanan menjadi nyaman. Akan tetapi, hampir sepanjang jalan yang dilewati merupakan jalanan melingkar-lingkar membuat perut mual.

Pada pagi harinya, perjalanan dilanjutkan dari Kabupaten Landak menuju Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau untuk menanam padi. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 2,5 Jam. Amran akan menanam padi bersama masyarakat dan anggota TNI di lokasi.

Amran melakukan kunjungan tersebut termasuk dalam program membangun lumbung pangan dikawasan perbatasan di Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Amran akan menanam padi bersama Gubernur Kalimantan, Cornelis, dan Wakil Ketua DPR Komisi IV Daniel Johan. Tujuan Amran menanam padi untuk menciptakan hasil produksi padi di perbatasan Entikong dengan Malayasia ini besar sehingga bisa diekspor.

"Salah satu tujuannya untuk membuat produksi di daerah meningkat dan menyuplai kebutuhan, selain itu untuk ekspor ke negara tetangga hanya hitungan beberapa jam," ujar Direktur Serelia Kementan, Nandang Sunandar, di lokasi, Sabtu (22/10/2016).

Sumber: http://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3326864/ke-daerah-perbatasan-di-kalbar-mentan-tanam-padi-hingga-panen-bawang

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Sambut Ramadhan, TTI Diserbu Pengunjung
27/05/2017
news

Jakarta - (26/5), Disaat hampir memasuki ramadhan, yang diperkirakan dimulainya puasa besok hari, masyarakat pun bersiap menyambutnya. Seperti sudah kebiasaan dari tahun ke tahun,….

Fintech : Instrumen Kolaboratif Untuk Capai Pembangunan Inklusif, Berkelanjutan dan Berkeadilan
27/05/2017
news

Jakarta (24/5) – Kementerian PPN/Bappenas bersama Pemerintah Australia melalui program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) menyelenggarakan lokakarya….

Mentan Sidak ke Pasar di Surabaya, Pastikan Harga Stabil

Serap Gabah Turun 50 Persen, KTNA Minta Bulog Jangan Main-Main

Gertam Padi Untuk Peningkatkan Produksi Mendukung Swasembada Pangan

Keterbukaan Informasi Publik untuk Penyelenggaraan Pemerintah yang Bersih dan Terbuka

Komoditas Perkebunan Kembali Bergairah

BPKP Konsisten Mengawal Keuangan Desa

Upaya Peningkatan Pengelolaan Informasi Publik Lingkup Kementerian Pertanian