Mentan: Semua Pulau Harus Swasembada Beras Tahun Depan

Update Tanggal : 21 October 2016 , ASI

news

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman akan menetapkan program baru terkait swasembada beras pada tahun depan. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

"Program tahun depan, semua pulau harus swasembada (beras)," kata Amran dalam acara Polemik iNews TV, Kamis (20/10/2016).

Program tersebut dilakukan demi memutus rantai pasok beras yang sangat panjang.

"Terkait kestabilan harga, kita ada program Sergap, serap gabah petani. Kita lakukan untuk menjaga stok dan dan menjaga suplai chain yang terlalu panjang. Misalnya dari Sumsel, sembilan kali naik sembilan kali turun (distribusi beras). Itu jadi beban konsumen.Nantinya, beras dari sumsel hanya didistribusikan ke wilayah timur," beber dia.

Selain itu, dia menyoroti maraknya penyelundupan di daerah perbatasan.

"Saya baru saja dari Kepri, ada selundupan beras, ada bawang. Kami minta bangun di perbatasan, tanaman padi dan bawang. Itu bisa langsung ekspor. Kalau mau ekspor ke Singapura tinggal lempar saja, tidak perlu ditarik-tarik," tutur dia.

Saat ini, Amran mengaku pasokan beras ada sekira 2 juta ton. Pasokan ini cukup untuk beras sejahtera (restra) untuk Mei hingga Juni.

Dia juga menegaskan tidak ada impor beras selama 2016 ini. "Ada kemarin kabar yang beredar impor 1 juta ton. Ini impor luncuran dari 2015. Di 2016 tidak ada impor. Di 2015 ada cadangan 1 juta ton, tapi kita simpan di luar negeri," ungkap dia.

 Sumber: http://economy.okezone.com/read/2016/10/20/320/1520421/mentan-semua-pulau-harus-swasembada-beras-tahun-depan

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Program BEKERJA Sasar 14 Ribu Rumah Tangga di Lumajang
24/05/2018
news

Lumajang, 24 Mei 2018 – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) di Dusun Karangrejo Desa Kaliwungu, Kecamatan….

Optimalisasi Alsintan, Pastikan Tidak Ada Lahan Tidur
24/05/2018
news

Lumajang, 24 Mei 2018 - Menteri Pertanian Amran Sulaiman melanjutkan kunjungan kerja untuk meninjau pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) ke Lumajang pada Kamis (24/05). Setelah….

Padu Satu Kementerian Pertanian Percepat Proses Izin Usaha

Keroyok Distribusi Cabai dan Bawang, 5 Pelaku Usaha Bermitra Petani

Kementan Kerjasama Dengan USAID/FAO Gulirkan Program Beasiswa Media

Mendorong Investasi Dari Sektor Pertanian

Kementan Tegaskan Ketersediaan Telur dan Daging Ayam Aman Jelang Puasa dan Idul Fitri 2018

Kementan Dukung Pupuk Indonesia Revitalisasi Pabrik dan Tambah Pasokan NPK 2,4 Juta Ton

Pengelolaan Irigasi dan Drainase Mendukung Ketahanan Pangan